Archive for January, 2008

cinta, keindahan, kesunyian

Friday, January 4th, 2008

Nasihat jiwaku

jiwaku berkata padaku dan menasihatiku,

agar mencintai semua orang yang membenciku

dan berteman dengan memfitnahku.

jiwaku menasihatiku dan mengungkapkan kepadaku,

bahwa cinta tidak hanya menghargai orang yang mencintai,

tapi juga orang yang dicintai.

sejak saat itu,

bagiku cinta ibarat jaring laba-laba di antara dua bunga,

mendekatkan satu sama lain,

menjadi lingkaran cahaya tanpa awal dan akhir.

melingkari apa yang telah ada,

dan memupuk selamanya untuk merengkuh yang akan hadir.

jiwaku menasihatiku dan berkata,

bahwa semuanya dilakukan cinta,

hingga aku mengetahui rahasia hatiku sendiri

dan dalam pengetahuan itu aku akan menjadi bagian dari kehidupan.

akan lebih baik bagiku untuk tidak membiarkan rasa takut bersarang

serta menjadikan cinta menjadi tempat mencari senang.

jiwaku menasihati dan berkata,

bahwa cinta tidak memberikan apapun kecuali dirinya sendiri

dan tidak meminta apapun selain cinta itu sendiri.

ia tidak memiliki dan tidak dimiliki karna cinta hanya untuk cinta.

jiwaku menasihatiku dan memintaku untuk tidak berkata

"Tuhan ada dalam hatiku"

tetapi

"aku ada dalam hati Tuhan",

ketika aku mencinta.

Jiwaku menasihatiku dan berkata,

bahwa bila aku terluka oleh pemahamanku tentang cinta,

tetaplah pulang dengan bersyukur sepenuh hati.

lalu beranjak tidur dengan sepotong doa

dan sebait lagu pujian untuk yang tercinta dibibirku.

jiwaku menasihatiku dan memerintahku untuk melihat,

bahwa cinta yang membuatku ada, bukan berasal dari diriku sendiri;

bahwa cahaya yang kubawa bukanlah cahayaku;

bahwa laguku tidak dicipta dalam diriku,

karena meski aku berjalan dalam cahaya.

dan meskipun aku kecapi yang dikencangkan oleh dawai-dawaiku,

aku bukanlah pemain kecapi.

jiwaku menasihatiku, saudaraku dan menerangiku …

dan seringkalli menasihati serta menerangimu juga

karena engkau seperti diriku,

dan tak ada beda tentang cinta diantara kita …

–diambil dari karangan Kahlil Gibran–

Doaku…

Friday, January 4th, 2008

Tuhan…

Aku berdoa

Semoga aku mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat aku cukup bahagia.

Cukup cobaan untuk membuat aku kuat.

Cukup penderitaan untuk membuat aku menjadi manusia yang sesungguhnya.

Dan cukup harapan untuk membuat aku bahagia.

Tuhan,

Biarkanlah aku terus mengucapkan syukurku kepadaMu

Atas apa yang terjadi padaku, baik suka maupun duka

Biarkanlah aku terus berdoa dan memuji nama-Mu dengan penuh suka cita

Disaat sedihku dan dukaku

Tuhan,

Ajarilah aku untuk mencintaiMu dengan ketulusan hati

Ajarilah aku untuk selalu mensyukuri karunia dan berkatMu

Agar aku selalu dekat padaMu

Tuhan,

Biarlah aku meninggalkan tahun yang lalu dengan rasa bersyukur

Dan menyambut tahun yang baru dengan rasa bersyukur juga

Tuhan,

Apapun yang terjadi…

Jadilah Kehendak-Mu sajalah, jangan kehendakku.

Happy New Year 2008

wish you all d best

GOD bless you always

cinta

Friday, January 4th, 2008

cinta

bukanlah bagaiamana kita melupakan

melainkan bagaimana kita memaafkan

bukanlah bagaimana kita mendengarkan

melainkan bagaimana kita memahami

bukanlah apa yang kita lihat

melainkan apa yang kita rasakan

bukanlah bagaimana kita melepaskan

melainkan bagaimana kita bertahan

for my friend

Friday, January 4th, 2008

lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan

daripada berjalan dengan orang bersama orang yang ‘tersedia’

lebih baik menunggu orang yang kamu cintai

daripada orang yang berada disekelilingmu

lebih baik menunggu orang yang tepat,

karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang hanya dengan ’seseorang’

–for my friend–